Top 5 This Week

Related Posts

Yayasan Tarombo Dalihan Natolu Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-80 Sumita Tobing, Selamat atas Peluncuran Buku Maha Guru Membaca Zaman

Lumban Suhi Suhi Toruan, tarombotvmedia – Yayasan Tarombo Dalihan Natolu menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-80 kepada Sumita Tobing, tokoh senior jurnalistik Indonesia, yang merayakan hari istimewanya pada 10 Oktober 2026 di Kafe Library, Kemang, Jakarta.

Momentum ulang tahun tersebut terasa semakin istimewa dengan hadirnya buku Maha Guru Membaca Zaman: Pemikiran, Kepemimpinan, dan Jejak Sang Guru dari Ruang Redaksi. Buku ini merekam jejak pemikiran dan perjalanan Sumita Tobing melintasi tiga zaman, sebagaimana disampaikan melalui unggahan pribadinya.

Bagi Yayasan Tarombo Dalihan Natolu, ulang tahun ke-80 Sumita Tobing merupakan momentum yang patut disyukuri sekaligus kesempatan memberikan penghormatan kepada seorang tokoh yang telah melewati perjalanan panjang dalam dunia jurnalistik dan penyiaran Indonesia.

Selamat ulang tahun ke-80, Sumita Tobing. Selamat atas peluncuran buku Maha Guru Membaca Zaman. Semoga senantiasa dianugerahi kesehatan, kebahagiaan, umur panjang, serta kesempatan untuk terus membagikan pengalaman dan pemikiran kepada generasi penerus.

Menapaki Tiga Zaman, Mewariskan Pemikiran

Usia 80 tahun bukan sekadar angka. Di baliknya terdapat perjalanan hidup, pengalaman, perjuangan, dan pengetahuan yang dapat menjadi pelajaran bagi banyak orang.

Bagi insan pers, perjalanan seorang tokoh senior seperti Sumita Tobing memiliki arti penting. Dunia jurnalistik terus berubah mengikuti perkembangan teknologi, cara masyarakat memperoleh informasi, dan tuntutan profesionalisme. Namun, nilai-nilai mendasar seperti integritas, ketajaman berpikir, keberanian menyampaikan fakta, dan tanggung jawab kepada publik tetap menjadi fondasi penting.

Karena itu, kehadiran buku Maha Guru Membaca Zaman menjadi momentum untuk mengenang sekaligus mempelajari perjalanan pemikiran dan kepemimpinan seorang tokoh dari ruang redaksi.

Sebagaimana judulnya, buku tersebut mengangkat pemikiran, kepemimpinan, dan jejak perjalanan yang melintasi tiga zaman. Catatan dan pengalaman yang dibukukan diharapkan dapat memperkaya wawasan pembaca, khususnya generasi muda yang ingin memahami dunia jurnalistik dan kepemimpinan media.

Buku sebagai Warisan Pengetahuan bagi Generasi Penerus

Dalam unggahannya, Sumita Tobing menyampaikan rasa syukur karena dapat merayakan ulang tahun bersama keluarga, sahabat, rekan-rekan, dan orang-orang yang menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada tim penyusun dan penerbit, para kontributor, jurnalis, murid, sahabat, serta kolega yang terlibat dalam perjalanan dan penerbitan buku tersebut.

Apresiasi ini menunjukkan bahwa sebuah karya tidak selalu lahir dari perjalanan seorang diri. Ada peran banyak orang yang ikut mendokumentasikan, menyusun, dan meneruskan pemikiran agar dapat dibaca oleh masyarakat luas.

Yayasan Tarombo Dalihan Natolu memandang dokumentasi pengalaman dan pemikiran tokoh sebagai bagian penting dalam menjaga ingatan kolektif. Pengetahuan yang ditulis dan diwariskan dapat menjadi jembatan antara generasi terdahulu dan generasi yang sedang mempersiapkan masa depan.

Doa dan Harapan Yayasan Tarombo Dalihan Natolu

Yayasan Tarombo Dalihan Natolu berharap Sumita Tobing terus menjadi inspirasi melalui pengalaman, pemikiran, dan karya yang telah dihasilkan sepanjang perjalanan hidupnya.

Peluncuran buku ini diharapkan tidak berhenti sebagai perayaan, tetapi juga membuka ruang pembelajaran dan dialog tentang jurnalistik, kepemimpinan, serta perubahan zaman.

Selamat ulang tahun ke-80, Sumita Tobing. Selamat atas peluncuran buku Maha Guru Membaca Zaman: Pemikiran, Kepemimpinan, dan Jejak Sang Guru dari Ruang Redaksi.

Semoga karya dan pengalaman yang diwariskan terus memberi manfaat bagi masyarakat, dunia jurnalistik, dan generasi penerus bangsa.

Pembina Yayasan Tarombo Dalihan Natolu – Dr drh R Wendeilyna Simarmata MSi (CMed CPP CIJ CPW) mengucapkan selamat dan sukses. Semoga sehat, bahagia, dan terus berkarya (red)

Popular Articles