Top 5 This Week

Related Posts

Yayasan Tarombo Dalihan Natolu Resmi Hadir Di Samosir, Rawat Tarombo dan Nilai Kekerabatan Batak Untuk Generasi Mendatang

Lumban Suhi Suhi Toruan, tarombotvmedia, 20 — Sebuah lembaga baru yang membawa semangat pelestarian budaya, silsilah dan nilai-nilai kekerabatan masyarakat Batak resmi hadir di tengah masyarakat. Yayasan Tarombo Dalihan Natolu telah memperoleh pengesahan dari pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM/Kementerian Hukum Republik Indonesia sebagai badan hukum yayasan.

Kehadiran Yayasan Tarombo Dalihan Natolu menjadi bagian dari upaya membangun wadah yang dapat memberikan perhatian lebih besar terhadap pelestarian tarombo, kebudayaan, sejarah, serta nilai-nilai Dalihan Na Tolu yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Nama yayasan tersebut memiliki makna yang sangat erat dengan kehidupan sosial masyarakat Batak. Tarombo merupakan silsilah atau garis keturunan yang menjadi salah satu dasar untuk mengetahui hubungan kekerabatan dan partuturan. Sementara Dalihan Na Tolu merupakan falsafah kehidupan masyarakat Batak yang menggambarkan keseimbangan hubungan kekerabatan.

Bukan Sekadar Nama, tetapi Identitas dan Nilai Kehidupan

Dalihan Na Tolu secara harfiah menggambarkan tungku berkaki tiga. Tiga unsur yang menjadi pilar dalam sistem kekerabatan tersebut adalah hula-hula, dongan tubu dan boru. Ketiganya memiliki fungsi dan kedudukan masing-masing serta harus berjalan secara seimbang.

Dalam praktik kehidupan sosial, nilai tersebut dikenal antara lain melalui prinsip somba marhula-hula, manat mardongan tubu dan elek marboru. Nilai-nilai itu mengajarkan penghormatan, kehati-hatian dalam menjaga hubungan dengan sesama kerabat, serta kepedulian terhadap boru.

Karena itu, penggunaan nama Tarombo Dalihan Natolu untuk sebuah yayasan bukan sekadar simbol budaya. Nama tersebut membawa pesan mengenai pentingnya menjaga hubungan antargenerasi, memahami asal-usul, serta mempertahankan nilai kebersamaan di tengah perubahan zaman.

Menjaga Tarombo di Tengah Perubahan Zaman

Salah satu persoalan yang dihadapi generasi muda saat ini adalah semakin jauhnya sebagian anak muda dari pengetahuan mengenai sejarah keluarga dan silsilah marganya.

Padahal, tarombo mempunyai peranan penting dalam memahami hubungan kekerabatan masyarakat Batak. Melalui tarombo, seseorang dapat mengetahui hubungan keluarga, menentukan partuturan, sekaligus memahami posisi dirinya dalam struktur kekerabatan Dalihan Na Tolu.

Karena itu, keberadaan Yayasan Tarombo Dalihan Natolu diharapkan dapat menjadi salah satu ruang untuk mendokumentasikan, mempelajari dan memperkenalkan kembali nilai-nilai tersebut kepada generasi muda.

Pelestarian tarombo juga tidak semata-mata berkaitan dengan mencatat nama dan garis keturunan. Di dalamnya terdapat sejarah keluarga, perjalanan leluhur, asal-usul marga, perpindahan suatu keturunan, serta berbagai nilai yang diwariskan dari generasi sebelumnya.

Menyatukan Nilai Tradisi dengan Kehidupan Modern

Yayasan Tarombo Dalihan Natolu diharapkan mampu menjadi jembatan antara nilai-nilai tradisional dengan kebutuhan masyarakat modern.

Nilai Dalihan NaTolu sendiri masih relevan dalam kehidupan sosial karena mengajarkan keseimbangan, penghormatan, kepedulian, musyawarah dan tanggung jawab sosial. Bahkan, konsep tersebut dapat menjadi salah satu pendekatan dalam membangun hubungan sosial yang harmonis dan menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat.

Dengan demikian, pelestarian budaya tidak harus berhenti pada kegiatan seremonial. Nilai-nilai yang terkandung dalam budaya dapat diterjemahkan menjadi kegiatan pendidikan, sosial, penelitian, dokumentasi sejarah, pengembangan sumber daya manusia, serta kegiatan kemasyarakatan lainnya.

Menjadi Rumah Bersama

Dengan telah disahkannya Yayasan Tarombo Dalihan Natolu sebagai badan hukum, keberadaan lembaga ini diharapkan dapat berkembang menjadi wadah yang terbuka bagi berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pelestarian tarombo dan kebudayaan.

Semangat yang dibawa bukan untuk membatasi kebudayaan pada kelompok tertentu, melainkan menjadikan pengetahuan tentang asal-usul dan kekerabatan sebagai kekuatan. Yayasan Tarombo Dalihan Natolu beralamat di Desa Lumban Suhi Suhi Toruan Dusun 3 Nomor 92 Alngit Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir. Kepengurusannya yaitu 1. Pembina : Dr drh Rotua Wendeilyna Simarmata MSi (CMed CPP CIJ CPW), 2. Pengawas : Juanto Simarmata, 3. Ketua : Ali Wardhana Pasaribu, 4. Sekretaris : Benri Simarmata, 5. Bendahara : Tom Sitohang. Yayasan Tarombo Dalihan Natolu akan segera mendaftarkan ke KesbangPol Pemkab Samosir, demikian disampaikan Ketua Yayasan Ali Wardhana Pasaribu (red)

Popular Articles