PERTEMUAN ADAT DENGAN BONANIARI SUDUNG SITANGGANG YAITU KETURUNAN OPUNG GALEGE NAIBAHO SIAGIAN

bona ni ari naibaho siagian

0
17

Samosir, Annoyed with the clamp from Martua Sitanggang, former Deputy Regent of Samosir, who claimed that Lumban Silo was the inheritance of his grandfather Mandor Djaiman Sitanggang, then Sudung Sitanggang and his wife boru Nainggolan, Darwin Sitanggang and his wife boru Marpaung, Jonny Sitanggang and his wife boru Pasaribu came to meet the descendants of Opung Tongam Sitanggang’s uncle, namely the descendants of Opung Galege Naibaho Siagian in Huta Siagian Pangururan Samosir on Saturday 21/2/2026

The meeting of the two families began with a Batak tradition of presenting traditional food as the highest respect from the nephew (bere) of the Sitanggang Silo clan to the uncle/bone of the Naibaho Siagian clan, who in Batak tradition is the Bonaniari of Sudung Sitanggang. Then the gift was reciprocated by giving fish (dekke) from the bones of the Naibaho Siagian clan to the berenya of the Sitanggang Silo clan. After eating together, the Naibaho clan gave ulos as a symbol of family warmth to Darwin Sitanggang as the grandson who carries the name Opung Sindak Sitanggang (son of Opung Tongam Sitanggang). Then ulos was also given to Sudung Sitanggang and Jonny Sitanggang

After the formal event of giving traditional food and ulos, Jonny Sitanggang also conveyed the problems they were facing. On this happy occasion, allow us, the descendants of Opung Tongam Sitanggang Silo, to ask for an explanation and certainty from our opung of the Naibaho Siagian clan, is it true that the mother of Opung Tongam Sitanggang Silo is a Naibaho Siagian boru? What is the name of the father of Opung boru Naibaho Siagian? We really need this because Martua Sitanggang, the former Deputy Regent of Samosir, said that Lumban Silo was inherited from his opung Mandor Djaiman Sitanggang.

Secara akal sehat, bagaimana mungkin Mandor Djaiman diakui sebagai pemilik Lumban Silo padahal dia seumuran dengan opung kami Opung Sindak Sitanggang ? Jika Mandor Djaiman Sitanggang adalah pemilik Lumban Silo, lantas dimanakah Opung Tongam Sitanggang dan Opung boru Sihotang Sorganimusu tinggal hingga memiliki anak yaitu Opung Sindak Sitanggang dan Opung Filipus Sitanggang ?

Diperkirakan umur Opung Tongam itu 20 tahun lebih diatas umur anaknya Opung Sindak Sitanggang. Yang berarti juga 20 tahun lebih tua dari Mandor Djaiman Sitanggang

Juga sudah kami dapatkan informasi yang akurat bahwa orang tua dari Djaiman Sitanggang tinggal di Kecamatan Muara Kabupaten Tapanuli Utara. Djaiman Sitanggang datang ke Samosir setelah dewasa dan bekerja sebagai Mandor di Tele. Atas kemurahan hati dari Opung kami yaitu Opung Sindak Sitangganglah, Mandor Djaiman diijinkan tinggal di Lumban Silo, hanya bisa membangun rumah dari papan dan letaknya pun di pinggir Lumban Silo. Sementara itu Rumah Batak peninggalan Opung Tongam Sitanggang berada di tengah areal Lumban Silo

Dengan adanya silsilaha Opung Tongam Sitanggang Silo ini, yang diketahui dilahirkan oleh opung boru Naibaho Siagian, tentulah semasa hidupnya dijalani dengan baik sehingga bisa tercatat dengan baik silsilah keluarganya

Sebagaimana tradisi adat Samosir marga Naibaho Siagian keturunan Opung Galege adalah paman (tulang) dari Opung Tongam Sitanggang, yang memiliki peran penting dalam adat Batak di kehidupan Opung Tongam Sitanggang dimasanya

Mewakili keturunan Opung Galege, Ama Londut Naibaho Siagian menjelaskan bahwa benar adanya ibunda dari Opung Tongam Sitanggang Silo itu adalah putri dari Opung Galege Naibaho Siagian, 4 generasi diatasnya
Dimasa hidup hingga akhir hayatnya keturunan Opung Galege Naibaho Siagian berperan penting dalam acara adat Batak di keluarga Opung Tongam Sitanggang

Kami pun sependapat dengan bere kami yang datang ini bahwa dengan adanya Rumah Batak peninggalan Opung Tongam Sitanggang Silo di Lumban Silo, maka Opung Tongam Sitanggang Silo lah yang membuka Lumban Silo sekitar 150 tahunan lalu yang secara perhitungan kasar yang merupakan tahun mulai dibukanya Lumban Silo oleh opung Tongam Sitanggang Silo itu

Selain memberikan dekke dan ulos, keturunan Opung Galege Naibaho Siagian juga memberikan demban tiar berisi uang yang diperuntukkan sebagai donasi memperjuangkan kepemilikan Lumban Silo di Pengadilan Negeri Balige oleh keturunan opung Tongan Sitanggang Silo itu

Baru pertama kali inilah kami keturunan opung Tongam Sitanggang Silo ini menjumpai secara adat Batak ke keturunan tulang dari opung kami ini yaitu marga Naibaho Siagian. Kami sangat bersyukur atas sambutan yang sangat ramah dan memberikan semangat kepada kami untuk memperjuangkan hak kami atas Lumban Silo, papar Sudung Sitanggang yang menetap di Bontang

“I was supposed to return to Bontang today, but because this event is an important and historic moment for our family, my return has been postponed,” explained Nurlince boru Nainggolan, wife of Sudung Sitanggang. “We are deeply moved and proud that our ancestors, the Naibaho Siagian clan, have assured us that they will continue to support us in our fight for Lumban Silo against Martua Sitanggang.”

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini