Top 5 This Week

Related Posts

Cara Membaca Jejak Psikologis Dari Kata Si Pembohong Lewat SCAN (Scientific Content Analysis)

Samosir, tarombotvmedia ‘ “Pengaruh Tidak Selalu Datang dari Kata-Kata”*

Banyak orang berpikir bahwa pengaruh hanya dimiliki oleh mereka yang pandai berbicara atau memiliki posisi tertentu. 🗣️

Padahal dalam kehidupan sehari-hari, pengaruh sering hadir melalui hal-hal sederhana yang sering tidak disadari.

Cara seseorang bersikap, merespons tekanan, mendengarkan orang lain, hingga energi yang dibawa dalam sebuah lingkungan, semuanya dapat memengaruhi suasana di sekitarnya. 🤝

Dalam psikologi sosial, hal ini dikenal sebagai *emotional contagion*, yaitu kondisi ketika emosi dan sikap seseorang dapat “menular” kepada orang lain secara tidak sadar. 🧠

,Sebuah penelitian dalam jurnal *Behavioral Sciences* menjelaskan bahwa emosi dapat menyebar melalui ekspresi wajah, bahasa tubuh, dan interaksi sosial, bahkan tanpa komunikasi langsung. 📖

Penelitian dari *Journal of Nonverbal Behavior* juga menemukan bahwa manusia cenderung meniru sinyal nonverbal orang lain, lalu ikut merasakan emosi yang serupa.
Banyak sumber *pengaruh* lain yang tanpa sadar membentuk cara orang melihat, mempercayai, dan mengikuti seseorang.

Mau membangun pengaruh?

Dapatkan buku *White Influence* 📖 versi Soft Cover. Lihat info lengkap 👇🏻

Buku White Influence

*Kenapa banyak orang membutuhkan SCAN (Scientific Content Analysis)?*
Karena dalam kehidupan sehari-hari, kita hampir selalu *mengambil keputusan* berdasarkan informasi yang diberikan orang lain.

Mulai dari wawancara kerja, rekrutmen karyawan, negosiasi bisnis, hingga percakapan dengan pasangan, anak, atau rekan kerja.

Masalahnya, tidak semua informasi disampaikan secara lengkap dan jelas.

*SCAN* membantu kita menjadi pendengar yang lebih kritis, sehingga tidak hanya mendengar cerita, tetapi juga memahami bagaimana cerita itu disampaikan.

*Dalam praktiknya,* SCAN memperhatikan hal-hal seperti:

🔍 Kenapa ada bagian yang butuh diceritakan rinci
🔍 Kenapa ada bagian yang tidak seharusnya diceritakan secara umum
🔍 Informasi apa yang muncul dan apa yang tidak muncul dalam sebuah cerita

Dari situ, kita bisa menemukan bagian yang layak digali lebih lanjut.

*Seorang karyawan terlambat masuk kerja.*

Saat ditanya alasannya, ia menjawab:

🗣️ *”Maaf Pak, tadi pagi jalanan macet sekali. Saya berangkat dari rumah jam 06.00, lalu naik motor seperti biasa, kemudian melewati jalan utama. Memang kendaraan sangat padat sehingga saya terlambat.”*

Sekilas, cerita ini terdengar wajar dan masuk akal.

Namun, seorang analis *SCAN* _(Scientific Content Analysis)_,tidak akan langsung menerima cerita tersebut begitu saja.

🔍 Mengapa bagian seperti *”berangkat dari rumah”*, *”naik motor”*, dan *”melewati jalan utama”* dijelaskan cukup detail?

🔍 Mengapa bagian yang menjadi inti masalah, yaitu *”kemacetan”*, justru dijelaskan secara umum dan minim detail?

🔍 Apakah ada informasi penting yang sengaja tidak disampaikan?

📌 _SCAN (Scientific Content Analysis)_ *sebuah teknik untuk memahami kejujuran* dari sebuah pernyataan melalui analisis bahasa tidak serta-merta menyimpulkan bahwa orang tersebut berbohong.

Namun, SCAN mengajarkan kita untuk mengenali bagian-bagian cerita yang layak ditelusuri lebih dalam.

Karena sering kali masalahnya bukan pada *apa yang dikatakan*, melainkan pada *apa yang tidak dikatakan*.

💡 Bayangkan jika kemampuan ini dapat digunakan untuk:

✅ Wawancara kerja
✅ Seleksi dan rekrutmen karyawan
✅ Investigasi internal perusahaan
✅ Negosiasi bisnis
✅ Menilai keterangan saksi
✅ Memahami pasangan atau anak yang sedang menyembunyikan sesuatu

Menariknya, SCAN tidak membaca:

❌ Ekspresi wajah9
❌ Gerakan mata
❌ Bahasa tubuh

✨ SCAN membaca *jejak psikologis yang tertinggal dalam pilihan kata seseorang*.

Karena setiap kata yang dipilih seseorang dapat mengungkap lebih banyak daripada yang disadari oleh penuturnya (red)

Popular Articles